Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2019

Kasih Tak Sampai

Tiap manusia memiliki impian. Hanya saja cara untuk menggapai impian itu yang berbeda. Mimipi terbesarku adalah ketika aku dapat mengetahui semua bakat yang ku punya dan mengembangkannya , berawal dari kebiasaan kecil hingga menemukan bakat terpendam, semua ingin ku gali dan ku dalami. Namun mimpi itu seakan debu yang dengan mudahnya tertiup angin karena tujuan orang tua yang tak sejalan. Ketika orang tuaku membelokanku ke jalan yang sama sekali tak ku segani, disitulah bayangan akan hidupku beberapa tahun kedepan hancur diterpa derasnya paksaan.  Orang tua tak menyetujui semua impian dan harapanku selama ini meskipun aku telah meraih prestasi, mereka hanya ingin agar aku tetap duduk manis menuruti jalan mereka tanpa disadari, aku hancur. Hasrat ingin menyerah sudah pasti ada, namun tiada lagi yang bisa diperbuat selain meyakinkan mereka. Keinginan mereka yang besar untuk menjadikanku seorang dokter bukanlah perkara yang tidak baik, namun ada beberapa hal yang sulit untuk dijab...

Selftroduction

Ini Mimin. Seorang wanita berumur 17 tahun. Memiliki segudang impian extraordinary yang jarang ditemukan pada anak umumnya. Hidup berpisah dengan orang tuanya lebih dari 5 tahun hanya untuk mengukir jati diri. Menjelajahi alam semesta mengarungi samudera hampir seumur hidupnya dengan pikiran penuh akan emosi jiwa. Hingga pada suatu saat takdir berbicara akan mimpinya yang berbanding terbalik dengan keinginan orang tuanya. Semua harapan indahnya gugur seketika. Namun Mimin tak putus asa karena ia tahu bahwa takdir hanya bermain denganya. Ketika ia sadar akan arti hidup, dunia seakan mengajaknya bercanda. Tentang apa yang telah ia raih selama ini yang tak pernah dianggap. Tentang semua capaian semu dengan harapan palsu sudah terungkap. Miminlah pelakunya. Orang tuanya mengajari cara bermimpi padanya namun mereka pula yang melenyapkan mimpi itu. Orang tuanya yang mengenalkan impian sekaligus menghanyutkanya. Sekarang Mimin adalah wanita tangguh yang dapat mendonorkan darahnya. Dengan...